Ramadhan Halal

Minggu  14 Agustus  2016, di rumah

DSC05574

Malam ini, tepat tiga bulan setelah hari H  Saya mulai menyempatkan  melihat hasil jepretan kamera pribadi dari para undangan pernikahan saya 5 hari yang lalu. Foto yang berisi raut kebahagiaan dari kedua orang tua dan mertua saya, serta keceriaan para undangan yang menjadikan kesempatan ini untuk reuni dan kumpul keluarga jauh.

Lebih dalam dari itu saya kembali melihat bagaimana saya sampai pada momen ini. Momen yang saya tidak pernah bayangkan bagaimana, kapan, terlebih lagi dengan siapa. Proses yang  tadinya saya tidak yakini jauh sebelum acara besar ini berlangsung.

Agustus 2015.

Tidak ada yang lebih spesial di bulan ini selain wisuda S2, setelah perjalanan letih selama 1.5 tahun. Jerih payah kerja sambal kuliah terbayar dengan senyuman orang tua saya atas kelulusan ini. Bulan ini juga merupakan bulan vakum saya di dunia perjodohan. Eh, lupa cerita kalo saya sebenarnya sudah 2  kali taaruf sebelumnya.  dan dua2nya gagal :p

Taaruf saya dengan suami saya sebenarnya tidak terlalu berwarna alurnya, flat banget. Entah karena memang dimudahkan atau memang orangnya juga flat. Berbeda dengan taaruf sebelumnya saya cenderung banyak ragunya. Kenapa? Yah karena sering sekali membahas hal-hal yang terlalu dikhawatirkan, terlebih lagi hal yang didiskusikan telat banget timingnya. Hal yang paling bikin ragu adalah saat saya Continue reading “Ramadhan Halal”

Advertisements

Yang terpikirkan

17 June 2016.

kata-kata itu kembali terlintas dipikiran bunga.

Kita memang harus mengakui adanya firman Allah yang satu itu, tertulis jelas di Al Qur’an. Tapi sungguh kemampuan bunga  untuk Ikhlas dan berkorban belum atau bahkan tidak ingin sampai tahap itu . Kadang bunga merasa terlalu egois untuk kesal dengan kajian yang membahasnya dan seolah-olah riang mengajak jamaahnya untuk melakukannya. Padahal masih banyak pertanyan dan ibadah kita yang belum sempurna. Apakah sanggup berbuat adil? Apakah tidak akan habis waktu kita hanya untuk berbuat adil hingga lalai dengan ibadah lainnya? Apakah sudah selesaikah kamu menghafal 30 juz dan mentadabburinya? Ahhh rasa2nya kalau ibadah lainnya belum beres sudah pantaskah? lalu jikat niatnya untuk menyantuni, Apakah menyantuni harus dengan menikahi?

Sungguh, tidak pernah terbayangkan  bagi bunga akan sedalam ini rasa sakitnya ketika kata-kata itu keluar dari mulut orang yang paling harus kamu taati saat ini.

“belum terpikirkan, ilmuku masih sedikit… tapi kalau ilmuku sudah banyak MUNGKIN IYA”

Tiga hari sudah bunga merenung dan mulai memikirkan hal-hal aneh. ahhh mungkin bunga kurang berhusnudzon dan membiarkan setan masuk ke dalam pikirannya. Atau mungkin suami bunga belum tau rasanya luka memiliki ibu yang dipoligami oleh ayahnya. Seperti kisah ulama besar buya hamka. kadang pikiran ini itu sering terlintas, karena kita belum merasakan dampaknya, terutama buat psikologis ibu dan anak-anaknya. Apalah bunga yang masih lemah dalam ilmu agama. Sungguh ibadah ini amanah besar, perlu jiwa yang besar, istiqomah yang benar-benar tangguh. Dan bolehkah bunga lebih memilih merasakan cintanya pasangan romantis seperti Rosululllah SAW bersama Khadijah. Hanya berdua hingga Khadijah kembali ke maha pengasih, Allah SWT.  Apa salah?

 

 

Best Moments in 2015

Assalamualaikum 2016!

Mumpung masih bulan januari dan belum telat-telat amat kan yah, as always mari mereview best moment of 2015!

Rasa-rasanya 2015 merupakan tahun indaaah bangeeet yang udah Allah berikan setelah 2014 yang penuh drama, sedih-sedihan, dan semua yang saya usahakan gagal total. And yes bener adanya bahwa Allah menciptakan segalanya berpasang- pasangan. Ada sedih kemudian senang, ada benci kemudian cinta, ada kecewa kemudian puas, ada buruk kemudian baik, ada sempit kemudian lapang, ada sakit kemudian sembuh, ada gelap kemudian terang, ada saya kemudian kamu (ehhh). Ahh… udah ga ngerti lagi deh ngucapin betapa cintanya saya sama Allah yang masih memberikan saya dan kamu semua  kesempatan berulang-ulang kali untuk berubah menjadi lebih baik. Oia, di akhir tulisan ini kamu semua bebas untuk ngasih komentar (kalo ada) tentang best moment kalian yah. kalo versi saya sendiri, sebagai berikut Continue reading “Best Moments in 2015”

ISICO 2015 (Information Systems International Conference) on stage!

unnamedISICO 2015 merupakan konferensi yang bertujuan untuk memfasilitasi pertemuan antara akademisi, industri, dan pemerintah untuk berbagi dan mendiskusikan topik yang relevan dengan Sistem Informasi,  mengembangkan jaringan, dan memberi mereka kesempatan untuk mempublikasikan karya mereka di konferensi. Konferensi ini terdiri dari sidang pleno, presentasi track, stan pameran dan Continue reading “ISICO 2015 (Information Systems International Conference) on stage!”

Belajar Dari Oktober

6250106_20150304092432

Berbeda dari bulan-bulan sebelumnya sepertinya bulan ini jauh lebih banyak memberikan pelajaran. Mulai dari belajar hal baru yaitu membuat cake, juga pelajaran lama yang membuat sering lupa yaitu pentingnya  menghargai waktu, menghargai momen bersama orang-orang tersayang, dan menghargai sisa umur yang Allah berikan.

Kali ini saya tidak memberikan pilihan mau cerita yang sedih atau bahagia dulu. Kita mulai saja dari pelajaran sedih tapi penting. Semakin cepat kita tahu maka semakin dini kita melakukan perubahan. Suasana kosan 3 hari ini masih diliputi duka karena ibu kosan Continue reading “Belajar Dari Oktober”

Analytics Guy become Seller Guy!

Weekend minggu ini kita ditantang untuk selling ke end customer.

Divisi yang biasanya analisis data ini sekarang dipaksa buat berkomunikasi dan mempraktekan skill marketing masing-masing. Ada yang tidak setuju karena berpikir itu bukan tugas kita. Padahal manfaatnya biar tahu end to end berjualan itu seperti apa. Btw, SP yang kita jual  ini merupakan SP dengan bonus quota 1.5GB (2G/3G/4G) + XTRA Kuota 3GB (3G/4G) + 300MB (4G Tank). Saat ini belum ada loh paket data yang fleksibel di semua bearer atau jaringan. Ada sih dari si Kuning tapi mereka pakai timeband, sementara kita 24 Jam loh tanpa syarat. Hanya memang validitynya 1 bulan untuk 1.5 Gb dan sisanya sampai desember saja.

20151030_143333

Lucunya kita dibebaskan dalam metode penjualan. Setelah di briefing sore harinya. Malamnya tim gencar menyebarkan SP ke grup masing-masing. VP kami menyebarkan info produk secara umum, kecepatan, quota dan gambar fisik sementara melaui group WA. Respon Kami ?

1 menit hening…

5 menit hening…

10 menit hening…

15 menit.. tiba-tiba muncul satu message ‘sold 5 SP’. Widih diam-diam udah jualan aja. Gerakan bawah tanah. Saya jadi ikut terpacu. Hal pertama yang saya lakukan yaitu sebar di grup kampus (grup andalan). Ada 1 pelanggan yang tertarik dan gak pake banyak nanya. Bu Yosi  I Love you full bu. Baiknya lagi bu Yosi juga beliin juliardi (temen sekampus yang jadi engineernya bu Yosi). Setelah itu muncul lagi japri dari Anung  mesen 4 SP untuk hadiah presentasi. Alhamdulillah rejeki anak sholehah. Awalnya berfikir menjual itu harus liat segmentasi, jangan jual target pasar yang tidak mature. Ternyata teori ini terbantahkan sama temen yang jualannya sama ibu-ibu penjual pecel. Usut di usut ternyata bahwa teknik menjual SP yang Quotanya tidak sebanding dengan teknologi Wi-Fi harus kepasar kalangan menengah kebawah. Kita juga di share bagaimana teknik penjualan dan mencari keuntungan dari Retail Outlet yang ada di region. Kerennya temen yang biasanya bikin data modelling  bisa sampe jual 35 SP, lalu ada yang rela siang-siang ke mall Ambassador pake bawa-bawa ID Card XL dan Jual ke dealer-dealer.langsung  laku 20 SP. So kerjaan kita hari ini judulnya kita jualan aja. Excited banget deh! Btw ini loh pelanggan saya 2 dari 4 orang. Makasih bu yosi dan Mas Anung. Semoga rezekinya dilancarkeun yah.

 IMG-20151030-WA0025 IMG-20151030-WA0020

Kenapa Masih Merahasiakan Kebenaran dan ilmu yang Mengandung Maslahat?

8e89cb5226a6977d81e1b9087eeceb6f

Teman-teman, izinkan saya berbagi apa yang dipelajari semalam dari tadabbur di AQL. Tulisan ini juga sebagai bentuk amanah beliau dan saya tidak mau menjadi salah satu orang ‘biasa’ seperti yang beliau sampaikan.

Biasa gimana maksudnya?

Iya. Orang biasa yang sehabis menimba ilmu, kemudian pengetahuannya disimpan sendiri, dan tidak ikut menyebarkan kebenaran Allah. Orang biasa yang kasarnya mau pinter sendiri, padahal di luar sana banyak yang masih belum tahu, dan sebenarnya ingin tahu tapi Continue reading “Kenapa Masih Merahasiakan Kebenaran dan ilmu yang Mengandung Maslahat?”