Cerita Inseminasiku

Assalamualaykum Wr.Wb,

Sengaja bunda buat tulisan ini nak, supaya kelak kamu bisa baca ikhtiar kami untuk menjemputmu dari Allah. Dzat sebaik-baiknya pemberi keturunan.

Lama sudah saya fakum dari dunia per blogan. bahkan rasa-rasanya trend blog ini sudah mulai pudar dengan trend vlog anak jaman now. Saya tertarik sih,cuman kapan ngeditnya itu yang malas. Maklum bukan artis macam raffi nagita ada yang shot dan ngeditin.

setahun sudah saya dan suami melakukan program hamil. apa aja? bisa dibaca diposting saya sebelumnya. sempat kami cuti karena terlalu penat dengan aktivitas program dan terlalu resah dengan harga yang tidak kecil. Sampai saya tersadar ini sudah 2018 dan 2 tahun sudah kami mengarungi rumah tangga. Rasa-rasanya sudah cukup waktu kami kami ulur dan sudah cukup waktu pacaran kami, saya mulai menguatkan tekad kembali. sebelum lebaran saya beranikan lagi dengan suami bertemu dokter kami Prof Jacob di Sam marie, menanyakan apakah proses laparoskopi yang ditawarkan bisa kita lakukan. saya agak terkejut prof menyarankan untuk inseminasi saja dulu, karena sebenarnya tuba falopi kiri walalupun tidak paten tapi masih bisa menyedot while yang kanan normal, terlebih lagi harganya tidak semahal laparoskopi.

saya merenung sebentar…

yang saya sukai dari prof, dia tidak memakasakan sarannya kepada pasien, keputusan sepenuhnya ada di tangan kami. Mataku dan suami saling berpandangan.. hingga akhirnya kami memutuskan “boleh dicoba dok”. dokter meresepkan beberapa obat penebal rahim (ovestin) dan pembesar telur (dipthen kalo tidak salah), ada satu lagi obat tapi saya lupa ukurannya semuanya kecil. ketiga obat ini mulai diminum saat haid hari 1. sayangnya di saat saya haid ke 1 Continue reading “Cerita Inseminasiku”

Program hamil Part 1

Sudah fitrahnya kita sebagai pasangan suami istri ingin memiliki anak. Terutama saya dan suami yang pengen jadi orang tua di usia muda. Tidak ada niat kami sedikitpun untuk menunda anak. Bahkan 2 bulan pernikahan, kami sudah mulai mempelajari masa subur, dengerin ceramah jadi orang tua yang baik buat anak, cara mendidik anak, dsb. Waktu terus berlalu namun harapan kami tidak pernah pupus. Terlebih aku dan suami sama sama anak pertama di keluarga kami. So, cucu dari rahimku ini sangat ditunggu-ditunggu. As always, banyak banget pertanyaan datang dari sana sini.

Sudah isi belom?

Nunda ya?

Minum ini dung, minum itu dong

Coba makan ini, makan itu

Sampai pada saat saya Lelah banget dengan nasehat-nasehat orang luar yang sebenarnya gatau perjuangan kami, atau keluarga suami yang saya ga bisa counterback Karena takut ga enak. Apalagi saat saya enek ngikutin saran keluarga minum susu kambing selama 3 bulan(it just because ada keluarga yg berhasil dengan cara itu)  dan membuat berat badan saya naik 6kg. dan pertanyaan masih diminum belom? Saat tau itu ga ngefek di saya then I just pushed to drink another vitamins. I just wanna said STOP IT. Jujur saat itu adalah momen saya muak denger saran dan mitos. Tapi balik lagi, mereka keluarga kita juga, perhatian dan sayang sama kita walau kadang kurang memikirkan bagaimana kondisi dan perasaan kita.

Ada juga saat saat suami terus bertanya. Kenapa ya temen aku cepet banget dikasih rezeki anak. Kenapa kita lama?! Apa kita ada dosa? Kenapa harus kita?! And somehow it makes me sad. Saya prbadi selalu merasa pasti Allah ada rencana lain buat keluarga kecil kami, seperti dulu saya Continue reading “Program hamil Part 1”

Ramadhan Halal

Minggu  14 Agustus  2016, di rumah

DSC05574

Malam ini, tepat tiga bulan setelah hari H  Saya mulai menyempatkan  melihat hasil jepretan kamera pribadi dari para undangan pernikahan saya 5 hari yang lalu. Foto yang berisi raut kebahagiaan dari kedua orang tua dan mertua saya, serta keceriaan para undangan yang menjadikan kesempatan ini untuk reuni dan kumpul keluarga jauh.

Lebih dalam dari itu saya kembali melihat bagaimana saya sampai pada momen ini. Momen yang saya tidak pernah bayangkan bagaimana, kapan, terlebih lagi dengan siapa. Proses yang  tadinya saya tidak yakini jauh sebelum acara besar ini berlangsung.

Agustus 2015.

Tidak ada yang lebih spesial di bulan ini selain wisuda S2, setelah perjalanan letih selama 1.5 tahun. Jerih payah kerja sambal kuliah terbayar dengan senyuman orang tua saya atas kelulusan ini. Bulan ini juga merupakan bulan vakum saya di dunia perjodohan. Eh, lupa cerita kalo saya sebenarnya sudah 2  kali taaruf sebelumnya.  dan dua2nya gagal :p

Taaruf saya dengan suami saya sebenarnya tidak terlalu berwarna alurnya, flat banget. Entah karena memang dimudahkan atau memang orangnya juga flat. Berbeda dengan taaruf sebelumnya saya cenderung banyak ragunya. Kenapa? Yah karena sering sekali membahas hal-hal yang terlalu dikhawatirkan, terlebih lagi hal yang didiskusikan telat banget timingnya. Hal yang paling bikin ragu adalah saat saya Continue reading “Ramadhan Halal”

Yang terpikirkan

17 June 2016.

kata-kata itu kembali terlintas dipikiran bunga.

Kita memang harus mengakui adanya firman Allah yang satu itu, tertulis jelas di Al Qur’an. Tapi sungguh kemampuan bunga  untuk Ikhlas dan berkorban belum atau bahkan tidak ingin sampai tahap itu . Kadang bunga merasa terlalu egois untuk kesal dengan kajian yang membahasnya dan seolah-olah riang mengajak jamaahnya untuk melakukannya. Padahal masih banyak pertanyan dan ibadah kita yang belum sempurna. Apakah sanggup berbuat adil? Apakah tidak akan habis waktu kita hanya untuk berbuat adil hingga lalai dengan ibadah lainnya? Apakah sudah selesaikah kamu menghafal 30 juz dan mentadabburinya? Ahhh rasa2nya kalau ibadah lainnya belum beres sudah pantaskah? lalu jikat niatnya untuk menyantuni, Apakah menyantuni harus dengan menikahi?

Sungguh, tidak pernah terbayangkan  bagi bunga akan sedalam ini rasa sakitnya ketika kata-kata itu keluar dari mulut orang yang paling harus kamu taati saat ini.

“belum terpikirkan, ilmuku masih sedikit… tapi kalau ilmuku sudah banyak MUNGKIN IYA”

Tiga hari sudah bunga merenung dan mulai memikirkan hal-hal aneh. ahhh mungkin bunga kurang berhusnudzon dan membiarkan setan masuk ke dalam pikirannya. Atau mungkin suami bunga belum tau rasanya luka memiliki ibu yang dipoligami oleh ayahnya. Seperti kisah ulama besar buya hamka. kadang pikiran ini itu sering terlintas, karena kita belum merasakan dampaknya, terutama buat psikologis ibu dan anak-anaknya. Apalah bunga yang masih lemah dalam ilmu agama. Sungguh ibadah ini amanah besar, perlu jiwa yang besar, istiqomah yang benar-benar tangguh. Dan bolehkah bunga lebih memilih merasakan cintanya pasangan romantis seperti Rosululllah SAW bersama Khadijah. Hanya berdua hingga Khadijah kembali ke maha pengasih, Allah SWT.  Apa salah?

 

 

Best Moments in 2015

Assalamualaikum 2016!

Mumpung masih bulan januari dan belum telat-telat amat kan yah, as always mari mereview best moment of 2015!

Rasa-rasanya 2015 merupakan tahun indaaah bangeeet yang udah Allah berikan setelah 2014 yang penuh drama, sedih-sedihan, dan semua yang saya usahakan gagal total. And yes bener adanya bahwa Allah menciptakan segalanya berpasang- pasangan. Ada sedih kemudian senang, ada benci kemudian cinta, ada kecewa kemudian puas, ada buruk kemudian baik, ada sempit kemudian lapang, ada sakit kemudian sembuh, ada gelap kemudian terang, ada saya kemudian kamu (ehhh). Ahh… udah ga ngerti lagi deh ngucapin betapa cintanya saya sama Allah yang masih memberikan saya dan kamu semua  kesempatan berulang-ulang kali untuk berubah menjadi lebih baik. Oia, di akhir tulisan ini kamu semua bebas untuk ngasih komentar (kalo ada) tentang best moment kalian yah. kalo versi saya sendiri, sebagai berikut Continue reading “Best Moments in 2015”

ISICO 2015 (Information Systems International Conference) on stage!

unnamedISICO 2015 merupakan konferensi yang bertujuan untuk memfasilitasi pertemuan antara akademisi, industri, dan pemerintah untuk berbagi dan mendiskusikan topik yang relevan dengan Sistem Informasi,  mengembangkan jaringan, dan memberi mereka kesempatan untuk mempublikasikan karya mereka di konferensi. Konferensi ini terdiri dari sidang pleno, presentasi track, stan pameran dan Continue reading “ISICO 2015 (Information Systems International Conference) on stage!”

Belajar Dari Oktober

6250106_20150304092432

Berbeda dari bulan-bulan sebelumnya sepertinya bulan ini jauh lebih banyak memberikan pelajaran. Mulai dari belajar hal baru yaitu membuat cake, juga pelajaran lama yang membuat sering lupa yaitu pentingnya  menghargai waktu, menghargai momen bersama orang-orang tersayang, dan menghargai sisa umur yang Allah berikan.

Kali ini saya tidak memberikan pilihan mau cerita yang sedih atau bahagia dulu. Kita mulai saja dari pelajaran sedih tapi penting. Semakin cepat kita tahu maka semakin dini kita melakukan perubahan. Suasana kosan 3 hari ini masih diliputi duka karena ibu kosan Continue reading “Belajar Dari Oktober”